Karya: Siti Risnawati :D
Sudah tidak asing lagi untuk kita mendengar kata
globalisasi, pengaruh bangsa luar yang masuk kenegara
kita. Dengan perkembangan zaman yang semakin modern beberapa dari kita lebih
banyak mengikuti arus globalisasi dari pada terus melestarikan budaya yang ada
dinegara kita. Maka dari itu Bangsa Indonesia harus siap menerima kenyataan
masuknya pengaruh bangsa luar ke negara kita, termasuk kebudayaan di negara
kita. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan.
Mendengar istilah kebudayaan, kebudayaan itu berkaitan
dengan nilai – nilai yang dianut oleh masyarakat terhadap berbagai hal, apalagi
yang kita ketahui negara kita bermacam – macam suku yang memang dari suku –
suku tersebut memiliki suatu unsur budaya yang unik, dan tidak di miliki oleh
suku – suku yang lain, seperti misalnya tarian, pakaian, musik, rumah adat dan
lain lain. Proses saling mempengaruhi adalah suatu hal yang wajar dalam suatu
interaksi masyarakat, karena sebelumnya bangsa Indonesia sendiri telah
mengalami proses di pengaruhi dan mempengaruhi. Arus globalisasi saat ini telah
menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangsa Indonesia.
Dahulu banyak orang yang suka dengan musik dan tarian
tradisional, bahkan diusia dini mereka mempelajari musik dan tarian
tradisional. Tetapi berbeda dengan sekarang musik tradisional sudah jarang kita
dengar, tarian tradisonal pun sudah jarang kita lihat. Karena di era
globalisasi ini yang lebih banyak kita ketahui adalah musik – musik modern dan
tarian modern yang memang asalnya adalah pengaruh dari globalisasi. Banyak anak
– anak lebih senang mempelajari musik modern dan tarian modern sehingga
pelestarian kebudayaan musik dan tarian tradisional mulai berkurang,
dikarenakan kurangnya ketertarikan kepada kebudayaan tradisional.
Banyak yang mengatakan kalau belajar musik atau tarian
tradisional itu sudah tidak jaman lagi, sekarang waktunya mengenal hal-hal yang
modern musik modern, tarian modern, dan hal lain yang menjurus kepada
modernisasi. Sehingga mereka lebih memilih untuk belajar hal – hal yang lebih
modern dan mengikuti perkembangan jaman. Efeknya adalah kebudayaan
di negara kita seolah hilang.
Sekarang mulai masuk musik-musik yang berasal dari negara
korea yang sering kita dengar dengan istilah K-POP (Korea POP), grup vokal yang
biasa di sebut dengan nama boy atau girl band ini banyak di sukai anak – anak
remaja saat ini, terutama para wanita, apalagi beberapa dari kita banyak yang
mengikuti boy dan girl band asal korea tersebut. Dan musik K-POP sudah mulai
menguasai industri musik di negeri kita, sehingga mulailah melemahnya musik –
musik dan tarian tradisional yang harus kita lestarikan. Dengan semakin banyak
nya musik – musik dan tarian modern masuk kenegeri kita semakin pula
terlupakannya budaya – budaya tradisional yang ada di negeri kita dan
mengakibatkan berkurangnya ke inginan untuk melestarikan budaya bangsa sendiri.
Ironisnya kebudayaan – kebudayaan daerah semakin lenyap di masyarakat, bahkan
yang kita tahu sedikit sekali untuk ketertarikan kita terhadap musik daerah
atau tradisonal, karena musik – musik modern lebih menguasai ketertarikan kita
saat ini. Menyedihkan bukan? Semakin kita mengikuti arus globalisasi rasanya
semakin hilang pula rasa kita untuk lebih mengenal budaya bangsa kita sendiri.
Mungkin mengikuti arus globalisasi bagi kaum remaja adalah hal yang menarik dan
memang harus menjadi anak yang modern. Tapi jika itu semua harus menghilankan
atau melupakan kebudayaan apa itu hal yang baik?
Banyak faktor yang menyebabkan budaya negeri kita di
lupakan di masa sekarang ini, karena masuknya budaya luar. Sebenarnya tidak
salah juga jika budaya luar masuk ke negara kita, asalkan budaya tersebut masih
sesuai dengan kebudayaan bangsa kita. Namun kenyataannya budaya luar lebih
mendominasi segalanya, sehingga budaya bangsa kita sendiri terlupakan.
Dan bukankah kita para remaja adalah penerus bangsa yang
harusnya melestarikan, menjaga dan mewarisi kebudayaan bangsa dengan kemampuan
dan kreatifitas kita agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan
mengharumkan nama Indonesia dan juga supaya tidak ada negara lain yang
mengklaim keaslian budaya bangsa kita yang memang itu adalah milik kita dan
salah satu aset berharga bagi bangsa kita. Jadi sebagai anak bangsa yang baik
kita tidak harus selalu mengikuti arus globalisasi yang mungkin nantinya akan
membuat kita melupakan kebudayaan kita sendiri, kita seharusnya bangga menjadi
Putra dan Putri Indonesia dengan terus melestarikan budaya bangsa kita sampai
dengan anak cucu kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar